Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Pentingnya Berfikir Kritis Diera Teknologi Informasi

Beberapa waktu lalu, salah satu aplikasi sejenis investasi yang menawarkan deposit sedikit ke pelanggan dengan keuntungan besar  mampu menarik banyak orang. Tidak terkecuali mahasiswa Papua. 

Saya sendiri diberitahu oleh beberapa kawan. Menurut penjelasan mereka aplikasi itu menawarkan investasi termurah IDR. 600 dengan keuntungan perhari 72.000. Pendapatan semakin tinggi kalau uang yang dideposit lebih. Saya tidak tertarik karena aplikasinya tidak ada di playstore.

Namun, setelah beberapa bulan aplikasi tersebut resmi ditutup, sedangkan teman-teman yang berinvestasi hingga puluhan juta merugi. Ini baru satu kasus, masih banyak kasus lainnya seperti pinjaman online murah, berita hoax, motivasi-motivasi kesuksesan yang tidak sesuai dengan realita penghisapan kapitalis tersebar di internet yang kemudian dianggap sebagai sutau kebenaran. 

Dunia informasi sudah semakin maju, duluh manusia mencari informasi. Hari ini informasi mencari manusia. Setiap notifikasi di HP kita masing-masing munculkan informasi setiap detik. Dalam kondisi ini bagaimana mengelola informasi? Bagaimana menerimanya dengan kritis?

Pendekatan Materialisme - Dialetika - Historis (MDH) mengungkap bagaimana kerja manusia sejak evolusinya dari kera dengan kuku, kemudian berbentuk jari-jari dari jari-jari itu kemudiaan mengembangkan alat kerja dari batu dan kayu lalu menemukan mesin hingga sekarang bekerja dengan komputer dan internet. Dari perkakas yang dipakai untuk kerja itu juga membentuk mental dan cara berfikir. Misalnya masyarakat awal lebih kuat secara fisik dan mental serta berwas-was terhadap segalah bahaya. Sekarang, di zaman serba muda ini tidak mendidik kita berfikir kritis atas semua informasi.

Nah, untuk itu sedikit saya mencoba mengurai bagaimana informasi itu dikerjakan sampai ke kita. Terutama, setiap pengelola situs mencari kerja atau uang lewat internet. Agar sampai kepada banyak pembaca mereka melakukan reset kata-kata kunci yang paling banyak dicari dalam satu bulan untuk suatu topik. Kata-kata itu kemudian hanya diletakan dijudul dan akhir artikel selebihnya ditambahkan kata-kata yang berhubungan dengannya. Mereka tidak peduli itu akan bermanfaat atau tidak, yang dibutuhkan adalah jumlah klik. Semakin banyak orang mengklik, semakin banyak mereka untung. Atau suatu aplikasi semakin banyak didownload pembuat semakin untung. Diatas dua contoh skema bagimana orang bekerja mencari untung di intenet.

Lalu untuk mensiasatinya, jawabannya tidak mudah seperti tips di internet. Kita perluh latiham berfikir kritis dengan mambaca buku-buku kiri, membaca website kiri, diskusi2 kritis, bergabung dalam organisasi-organisasi progresif. Ini kemudian dapat melatih diri dan isi kepala kita untuk menghadapi zaman teknologi 4.0😋

Posting Komentar

0 Komentar