Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

KNPB Bersama Keluarga Korban penangkapan liar temui Beleskrim Yahukimo Untuk meminta Alat bukti Penangkapan Namun Belum Ada Jawaban 23/02/26


Dekai 23 Februari 2026 pukul 9:30 waktu Papua 

Hari Senin 23 Februari 2026 pukul 9:30 waktu Papua Komite Nasional Papua Barat KNPB wilayah Yahukimo bersama keluarga masuk ke polres Yahukimo tujuan meminta penjelasan terhadap penangkapan ketua KNPB SEKTOR SOLBI dengan warga sipil, namun pihak kepolisian polres Yahukimo belum memberikan alat bukti penangkapan dan masih di tahan untuk proses periksaan.


Setelah KNPB dan keluarga tiba di polres Yahukimo langsung ketemu kasat Reskrim polres Yahukimo dengan meminta penjelasan namun kasat Reskrim menjawab bahwa saat ini belum melakukan pemeriksaan atau introkasih sehingga keluarga pulang kembali dan besok akan kembali panggil ke polres Yahukimo.

Oleh sebab itu kami KNPB bersama keluarga korban penangkapan liar meminta kepada Kapolres Yahukimo segera bebaskan ketua sektor Knpb solbi dan seluruh warga sipil yang di tangkap oleh kesatuan satgas operasi damai Cartenz dan satgas operasi habema di dekai Yahukimo pada tanggal 22 Febuari 2026 pukul 14:10 di KPU lama dekai.


Kami juga menilai bahwa saat penangkapan tersebut aktivis KNPB dan warga sipil tidak sesuai prosedur kepolisian dalam ini tidak menunjukkan surat perintah penangkapan (SP) terhadap korban .

Oleh sebab itu kami Rakyat Yahukimo meminta segera hentikan penangkapan liar warga sipil di dekai Yahukimo oleh militer gabungan TNI-Polri di Yahukimo Papua.

Kami mendesak kepada semua pihak baik LSM, Gereja, kepala suku, intelektual Yahukimo mendesak Kapolres Yahukimo hentikan penangkapan liar warga sipil di ibu kota dekai Yahukimo.


Kami juga meminta kepada koalisi pengacara lembaga bantuan hukum (LBH Papua ) solidaritas Indonesia dan solidaritas internasional mendesak pemerintah untuk memberikan jaminan kepada warga sipil selama konflik politik bersenjata di Yahukimo dan pada umumnya Papua.


Dekai,23 Februari 2026


Ruben wakla.

Posting Komentar

0 Komentar