Teori apapun masih relevan untuk dibaca agar masih banyak referensi untuk bisa digunakan.
Dalam pejuangan apa pun itu kita membutuhkan untuk meningkatkan kapatias diri.
Teori-teori kiri marxsime sosialisme yang banyak varianya, Anarkisme, seksisme dan masih banyak teori lainya.
Semua teori masih relevan termasuk terori teori kiri untuk melihat realitas penindasan di west papua secara obyektif.
Kita berteori terlalu banyak teori atau pun teori barat menjadi refresih dalam gerakan perlawanan di west papua.
Selin itu kita juga mampu melihat siapa musuh kita sesungguhnya dan bagimana melawanya karena gerakan kiri mampu memetakan sipa aktor sktor dibalik penjajahan di west papua.
Secara umum kita sudah tau musuh kita kolonial, imperialisme dan militerisme tetapi, belum tentu kita mengetahui secara detail siapa kapitalis bagana cara kerja sipa imperalis bagimana cara kerja monopoli dan siapa kolonial.
Saat ini kita berada di abad ke 21 pola pikir dan cara kerja sudah berubah, misalnya kolonialisme peraktek penjajahan berubah pola prilalunya. Kolonialisme berubah menjadi Neokolonialisme, bagaimana cara kerja tentu kita perlu megetajuinya.
Agar kita mampu memetahkan kekuatan dan keleman musuh kemudian dari mana kita serang dan saat mana kita menyetang serta kapan kita mundur.
Selin relevan teori kiri metode perlawanan dan analisa kelas dimana keluatan dan kelemahan kita untuk melawan musuh.
Yang belum kita lakukan adalah konseptualisasi teori yang kita pelajari sesuai dengan realitas penindasan di West Papua.
Jika kita apatis dan alergi teori kemudian percaya pada mistis percaya pada fiksi itu namanya ilusi.
0 Komentar