Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

TERJADI DAMPAKNYA DARI ELIT-ELIT LOKAL PAPUA

DAMPAKNYA DARI ELIT-ELIT LOKAL PAPUA.

BREAKING! Polisi sangat brutal menembak mati Erson Weipa (21), masa pendemo damai yang tolak pemekaran hari ini. Erson dari suku Mek juga adalah yang ikut mengkoordinir aksi damai. Dia menghembuskan nafas saat di RS Dekai. Polisi juga menembak mati Yakob Meklok (39). Tiga lainya, Lucky Kobak (21), Anton Itlay (23), Setti Kobak (22) masih kritis di RS. Dekai dengan luka tembakan Polisi. Sementara tiga lainnya yang ditembak masih belum ditemukan.

Semua ini terjadi karena pelaksa lapangan untuk membunuh rakyat yang dipasan oleh jakarta.
Sadarlah kau karena Jakarta bikan jerat untuk membunuh rakyat mu sendiri melalui suapan oleh jakarta tapi Anda belum paham, dan anda senang dengan suapan namun Alam Papua tidak buta, maka Anda memalakukan di dekapan Alam papua dan bangsa Papua ada saatnya untuk andapum merasakan seperti hari ini merasakan oleh rakyat YAHUKIMO dan pada umumnya rakyat papua.
Elit-elit Papua kau sadarlah, karena karma itu tidak pernah tempat yang salah.

dalam uu sudah terapkan, (Berhak untuk menyampaikan pendapat seseorang di muka umum). Namun nyatanya tidak ada hanya tinggal tinta hitam di selebarang kertas undang-undang negara republik indonesia.
Dan setiap hari selalu melanggar uu negara republik indonesia oleh Jakarta sendiri.

Ini fakta yang selalu kita hadapi dan dilakukan oleh kolonial indonesia terhadap kita orang asli papua, dan semua fakta-fakta itu pemerintah dibungkam dengan sisitem kolonialisme, kapitalisme, imperialisme, dan militerisme diatas tanah Papua, jika mata kita, mulut kita, pemikirang kita, sudah tertutup dengan air mata diatas tanahnya kita sendiri.
Namun kesemangatan untuk berjuang jangan biarkan pergi bersama senja sore yang datang menjemput gelapnya malam.

Dari leluhur, tete nene moyang kita menyebut tanah Papua adalah tanah damai, tanah dan alamnya penu kekayaan, hingga kinipun, kita masih sebut nama yang  sama seperti dulu karena benar dan sebelum masuk penjaja kolonial Indonesia diatas tanah ini.

Papua penuh dengan darah, air mata, resa, semua ini terjadi karena dampaknya dari elit-elit lokal papua.
Elit-elit lokal Papua hidup dalam gagal paham, depan mata mereka rakyat sedang dibunuh, dintimidasi, disksa, diperkosa, diatas tanahnya sendiri namun saat ini para bupati-bupati lapaggo, mepagoo dan pesusur sedang tidur sono tanpa lelap diatas suapannya Jakarta.
Orang-orang yang sedang berupayakan DOB, Sadarlah karena anak cucumu punya kehidupan belum tentu sama seperti saat ini Anda punya kehidupan atau ada perbedaannya. 


Posting Komentar

0 Komentar