Nabire, 23 Desember 2025 - Aparat kepolisian melakukan pengepungan dan penembakan terhadap jualan kopi KNPB Sektor Vanuatu di Gel-Gel, Karang Barat, Nabire, Papua. Serangan ini merupakan contoh dari tindakan represif aparat kepolisian Indonesia terhadap aktivitas KNPB dan Rakyat Papua Barat.
Hari ini, Anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Nabire, Sektor Vanuatu berjalan santai menuju tempat jualan kopi di Gel-Gel, Karang Barat atas, Nabire. Mereka berjualan kopi bersama masyarakat dan kawan-kawan mereka sambil menikmati kebersamaan dan kesederhanaan hidup.
Namun, suasana itu tidak berlangsung lama. Aparat kepolisian dengan pakaian lengkap tiba di tempat jualan kopi dan membubarkan dengan paksa menggunakan senjata, tanpa alasan yang jelas dan tanpa negosiasi. Anggota KNPB langsung melarikan diri dan aparat kepolisian terus mengejar menggunakan mobil dalmas dan motor sambil menembaki anggota KNPB dengan senjata.
Beberapa anggota KNPB mengalami luka-luka, yaitu Ponbi Tebay (18) yang mengalami luka-luka bagian tangan dan kaki, dan Samuel Tagi (15) yang mengalami luka-luka bagian tangan. Peralatan KNPB juga terjatuh atau diambil oleh aparat kepolisian, termasuk kotak revolusi, bendera KNPB, lilin, dan sendal-sendal.
KNPB menuntut keadilan dan perlindungan hak asasi manusia atas serangan ini. "Kami menuntut agar aparat kepolisian bertanggung jawab atas tindakan mereka dan meminta maaf kepada rakyat dan Bangsa Papua, Barat" kata juru bicara KNPB Wilayah Nabire.
Serangan ini menunjukkan bahwa aparat kepolisian masih belum menghormati hak-hak rakyat dan Bangsa Papua Barat dan terus melakukan tindakan represif terhadap aktivitas KNPB. Kami berharap bahwa pemerintah Indonesia segera mengambil tindakan untuk menghentikan tindakan represif aparat kepolisian dan memberikan perlindungan hak asasi manusia bagi rakyat dan Bangsa Papua Barat."
KNPB Bersama Rakyat dan Bangsa Papua Barat akan terus berjuang secara damai dan bermartabat untuk hak penentuan nasib sendiri tanpa kekerasan dan memperjuangkan hak-hak rakyat Papua. Kami tidak akan menyerah dan tidak akan diam terhadap tindakan represif aparat kepolisian. Kami akan terus berjuang untuk kebebasan dan keadilan bagi rakyat rakyat dan Bangsa Papua Barat." Tutup Jubir KNPB Wilayah Nabire.
KNPB telah lama berjuang untuk Hak Penentuan Nasib sendiri bangi Bangsa Papua Barat dan memperjuangkan hak-hak rakyat. Namun, aparat kepolisian terus melakukan tindakan represif sejak lama untuk membungkam suara rakyat dan Bangsa Papua Barat.
Tanah Terjajah,Selasa, 23 Desember 2025 || 23:55 WP00
Emil E Wakei,Dewan Jalanan
WestPapuaDaruratMiliter
WestPapuaDaruratHAM
WestPapuaDarurarEkologis
WestPapuaDaruratKemanusiaan
FreeWestPapua

0 Komentar