Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Presiden Prabowo Subianto Ingin Pulau Papua Di Tanami Sawit Untuk Menghasilkan BBM, Aktivis: Ini Malapetaka Baru Bagi Rakyat Dan Bangsa Papua



Presiden Prabowo Subianto ingin Papua ditanami sawit untuk menghasilkan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan mencapai swasembada energi. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mengurangi impor BBM dan meningkatkan kemandirian energi Indonesia.

Dalam rapat percepatan pembangunan Papua, Prabowo menyebutkan bahwa Papua memiliki potensi besar untuk pengembangan bahan baku bioenergi, seperti sawit, tebu, dan singkong. Dengan menanam sawit, Papua dapat menghasilkan BBM dan etanol, sehingga mengurangi ketergantungan pada impor BBM

Prabowo juga menekankan pentingnya pemanfaatan tenaga surya dan tenaga air di Papua untuk mendukung produksi energi. Dengan demikian, Indonesia dapat menghemat ratusan triliun rupiah yang biasanya digunakan untuk impor BBM.

Tujuan jangka panjangnya adalah agar semua daerah di Indonesia, termasuk Papua, dapat swasembada energi dan pangan dalam waktu lima tahun ke depan. Ini adalah langkah besar untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Papua

AKTIVIS: "INI MALAPETAKA BARU BAGI RAKYAT DAN BANGSA PAPUA!"

Pulau Papua adalah rumah bagi beragam suku dan budaya, dengan hutan yang kaya akan keanekaragaman hayati. Menanam sawit secara besar-besaran akan dapat menyebabkan deforestasi, kehilangan habitat, dan dampak negatif lainnya bagi lingkungan dan masyarakat adat.

Rakyat dan Bangsa Papua telah lama berjuang untuk hak-hak mereka, termasuk hak atas tanah dan sumber daya alam. Rencana ini dapat memperburuk situasi dan mengancam keberlangsungan hidup Rakyat dan Bangsa Papua.

Rakyat dan Bangsa Papua kini terancam punah bila hutan Papua yang merupakan paru-paru dunia dihancurkan demi PSN dan Perkebunan Kelapa Sawit oleh Penguasa Indonesia. Ini Saatnya Bangsa Papua bersatu menolak segala bentuk intervensi kolonial demi selamatkan kehidupan alam dan manusia Papua.


Tanah Terjajah, Jumat, 19 Desember 2025 || 20:53 WP00

Emil E Wakei, Dewan Jalanan


Posting Komentar

0 Komentar