Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Arnold Klemen Ap Mambesak Hingga Belanda


Arnold Klemens Ap: Mambesak hinga Belanda 

Arnold figur dibalik lahirnya group musik Mambesak pada 5 Agustus 1978 berakhir saat ia wafat dibunuh oleh Mikiter di Base G-Pasir 6 pada 26 April 1984. kematianya ikut membawa duka  hingga manca negara. laki2 asal dari kampung Mandori, Kab Supyori ini  karyanya melenda hingga hamparan pasifik, melanesia, Eropa dan Amerika .

Arnold bgt digemari oleh fansnya ktn Ia kembangkan musik dan lagu  milik rakyatnya yg ada di daerah terisolasi, tebal dgn stretipe sosial orang  terbelakang tak dianggap oleh jangkauan prmbangunan pemerintah di Tanah Papua.

sumbangan karya intelektualnya terlihat bkan hanya itu, nyanyian itu kemudia dibuatkan notasi yg dinyanyikan secera serempakmoleh kelompok group musik Mambesak hingga kini. Arnold tetapkan aktivitas dan group musiknya & lagu di Universitas Cendrawasih (Uncen).

Arnold melihat Kampus dan dinamika masyarakat sbg instrumen untuk bangun dan bangkitkan perubahan dari kampung (dusun) ke kota. cara pandang arnold mlihat situas sosial amat bdan dgnmorg lain di Papua ketika itu Ia sudah gelorakan isu2 Papuanisasi.

Arnold pu anak ada 5 orang laki2 trada anak perempuan, sejak arnold akan di bunuh istrinya Mama Kori Ap seorang suster di RSUD Abapura bawa anak2 ke PNG bersama hidup dgn pengungsi lain di 1984 dan mereka pergi cari keselamatan ke negri kincir angin, Belanda

uniknya Arnold berikan nama2 dari smua anak identikanya dgn nama2 galaxi seprti anak pertama nama aridek (matahari pagi). Ia andaikan sdg hidup di ruang misteri ttg dunia hingga kata2 yg terkenal dnankmudianmenjd lagu ciptaan terakhir drnya “Hidup ini misteri …bagaikan rantai raksasa… ku dmabakan kebebasan”

Posting Komentar

0 Komentar