Kabar duka datang dari Mahasiswa Paniai Manokwari, Papua Barat. Salah satu mahasiswi asal Paniai, yang sedang menempuh semester 7, meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Papua Barat pada tanggal 20 November 2025. Mahasiswa Paniai lainnya sudah berupaya keras mencari dana untuk memulangkan jenazah, namun sayangnya, Pemda Paniai tidak merespon dengan baik.
Akibatnya, jenazah terpaksa dipulangkan menggunakan kapal kecil Napan-weinami, menempuh perjalanan yang panjang dan melelahkan selama 2 malam 1 hari dari Manokwari ke Wondama, Windesi, dan akhirnya Nabire. Semoga almarhumah diberikan tempat yang terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
Kisah ini mengingatkan akan pentingnya kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap masyarakat, terutama nasib Mahasiswa. Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih peduli dan membantu sesama.
Tanah Terjajah, Minggu, 23 November 2025
Emil E Wakei, Dewan Jalanan

0 Komentar