Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

Emil E Wakei; Freeport Temukan Harta Karun 3 Miliar Emas dan Tembaga Tembaga Baru Di Papua. Ini Mala Petaka Baru Bagi Bangsa Papua

Freeport Indonesia telah menemukan potensi sumber daya mineral baru sebesar 3 miliar ton bijih di wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport Papua. Penemuan ini membuka peluang besar bagi perpanjangan umur operasi tambang setelah 2041, tahun berakhirnya izin kontrak saat ini.

Direktur Utama PT Freeport Indonesia (PTFI), Tony Wenas, menjelaskan bahwa Freeport saat ini memiliki cadangan sekitar 1,3 miliar ton bijih yang akan ditambang hingga 2041. Namun, penemuan baru ini dapat memperpanjang umur tambang hingga 25 tahun lagi, dengan asumsi tingkat produksi tetap berada di kisaran 75 juta ton bijih per tahun.

Penemuan ini juga tergantung pada perpanjangan izin operasi Freeport setelah tahun 2041. Jika izin diperpanjang, maka penemuan ini dapat menjadi peluang besar bagi Freeport untuk terus beroperasi dan meningkatkan produksi.

PT Freeport Indonesia telah beroperasi di Papua sejak tahun 1967, dan sejak itu, masyarakat Papua telah mengalami penderitaan yang luar biasa. Penambangan emas dan tembaga oleh PT Freeport telah menyebabkan kerusakan lingkungan yang parah, termasuk polusi air dan tanah, serta kehilangan habitat bagi flora dan fauna lokal.

Masyarakat Papua telah kehilangan lahan dan sumber daya alam yang menjadi mata pencaharian mereka. Mereka juga mengalami kekerasan dan penindasan dari aparat keamanan yang berusaha melindungi kepentingan perusahaan. Selain itu, Masyarakat Papua juga mengalami kehilangan identitas budaya dan tradisi mereka. 

PT Freeport harus bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan dan penderitaan panjang yang telah dialami oleh masyarakat Papua sejak tahun 1970-an sampai sekarang 2025.


Tanah Terjajah, 

Kamis 27 November 2025 || 20:44 WP00

Emil E Wakei 

Dewan Jalanan


Posting Komentar

0 Komentar