Ticker

11/recent/ticker-posts

Ad Code

Responsive Advertisement

TPNPB-OPM Kodap VII Intan Jaya Eksekusi Satu Orang Aparat Militer Indonesia


West Papua Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB telah menerima laporan resmi dari panglima TPNPB-OPM Kodap VII Intan Jaya, Kolonel Apeni Kobogau, bahwa pada hari Senin, 26 Januari 2026, sekitar jam 02.25, telah terjadi penyerangan terhadap aparat militer Indonesia di kampung Gamagae, Distrik Ugima, Intan Jaya, yang mengakibatkan satu orang aparat militer Indonesia tewas.

Kolonel Apeni Kobogau melaporkan melalui sambungan telepon seluler bahwa situasi terkini di Kampung Gamagae masih tegang dan tidak ada akses jaringan internet untuk melaporkan bukti-bukti terkait penyerangan tersebut. "Kami telah menembak mati satu orang aparat militer Indonesia yang berada di pos militer di Kampung Gamagae," kata Kolonel Apeni Kobogau.

Dalam laporan lebih lanjut, Kolonel Apeni Kobogau mengatakan bahwa pendirian pos-pos militer Indonesia di pemukiman warga sipil akan terus menjadi sasaran penyerangan dan penembakan. "Kami menegaskan kepada aparat militer Indonesia untuk segera keluar dari pemukiman warga sipil agar warga tidak menjadi korban penembakan dan pengungsian akibat baku tembak antara pihak kami dengan aparat militer Indonesia," katanya.

Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM juga menegaskan kepada presiden Prabowo Subianto, Menhan RI, dan jajaran aparat militer Indonesia di Jakarta agar segera mengembalikan seluruh fasilitas sipil seperti rumah, gereja, dan sekolah-sekolah yang hingga saat ini masih dijadikan sebagai pos-pos militer Indonesia. "Kami meminta aparat militer Indonesia untuk segera mengeluarkan diri dari pemukiman warga sipil dan mengembalikan fasilitas sipil kepada warga," kata Sebby Sambom, Jubir TPNPB-OPM.

Insiden ini merupakan salah satu dari serangkaian insiden kekerasan yang terjadi di papua  dalam beberapa tahun terakhir. TPNPB telah lama menuntut kemerdekaan Papua dan telah melakukan berbagai aksi protes dan penyerangan terhadap aparat militer Indonesia.


Tanah terjajah, Selasa, 27 Januari 2026 || 00:57 WPB00

Emil E Wakei Dewan Jalana 

Posting Komentar

0 Komentar